1.
Perusahaan Startup Lokal yang Terkenal
di Dunia
Perusahaan startup
yang dulunya dianggap remeh kini telah berubah menjadi perusahaan raksasa yang
dapat mengubah kondisi ekonomi suatu negara. Seperti yang kita tahu, membangun
sebuah usaha tidaklah mudah, termasuk usaha startup. Berbagai halangan
pasti ditemukan di tengah jalan, namun tidak menjadikan perusahaan yang
bersangkutan menyerah begitu saja. Seiring berjalannya waktu, satu per satu
perusahaan startup telah menunjukkan taringnya di era globalisasi.
Banyak diantara perusahaan startup yang telah berhasil. Tidak hanya di
negaranya sendiri, melainkan di dunia.
A. Go-Jek
Hadirnya
Go-Jek di Indonesia sangat membantu masyarakat saat bepergian. Kemanapun dan
kapanpun kita mau, kita dapat menghubungi bapak Go-Jek. Go-Jek mulai beroperasi
pada tahun 2011, tepatnya di Kota Jakarta. Namun, Go-Jek kini telah tersebar
hampir di seluruh kota di Indonesia, termasuk di daerah terpencil sekalipun.
Kehadiran Go-Jek juga diikuti dengan kehadiran jasa transportasi antar jemput
lainnya. Akan tetapi, popularitas Go-Jek masih tetap berada di atas awan. Tambahan
fitur pada aplikasi Go-Jek sendiri juga sangat memanjakan konsumen. Selain fitur
Go-Ride, masyarakat juga dapat menikmati fitur Go-Car, Go-Clean, Go-Glam,
Go-Massage, Go-Food, Go-Box, Go-Mart, Go-Pulsa, Go-Shop, Go-Tix, Go-Med,
Go-Auto, dan Go-Busway.
Suksesnya
Go-Jek sudah terdengar hingga ke mata dunia. Kabarnya, perusahaan ini akan
diboyong presiden ke Sillicon Valley. Modal yang diperoleh oleh Go-Jek untuk
mengembangkan bisnisnya datang dari investor lokal dan investor asing.
B. Tokopedia
Ide bisnis ini dicetuskan oleh
William Tanuwijaya yang kini menjabat sebagai CEO Tokopedia. Pada awal
berdirinya, banyak orang yang meremehkan William karena ia bukanlah anak dari
seorang pebisnis. Namun, ledekkan orang lain malah membuat William Tanuwijaya
bersemangat untuk mendirikan Tokopedia. Ketekunan dan kerja keras William
terbayarkan di tahun 2009, ketika Marketplace miliknya resmi didirikan
dengan nama Tokopedia. Tokopedia merupakan salah satu e-Commerce terbesar di
Indonesia. Sumber pendanaannya datang dari Sequoia dan Softbank.
C. HappyFresh
HappyFresh adalah sebuah aplikasi
yang melayani delivery bahan makanan. HappyFresh sendiri bukanlah
supermarket besar yang menyediakan bahan makanan. Melainkan aplikasi yang
mempekerjakan masyarakat untuk membeli bahan makanan yang diperlukan oleh
konsumen, lalu mengantarnya sampai ke tempat tujuan. Mekanisme kerjanya
sangatlah mudah. Pelanggan cukup memesan melalui aplikasi, setelah itu,
semuanya akan diurus oleh para pekerja. Kini, HappyFresh telah hadir
di berbagai negara di Asia Tenggara, seperti Kuala Lumpur, Bangkok, dan
rencananya akan dibuka di Taipei.
D. Kudo
Kudo merupakan sebuah aplikasi yang
berfungsi sebagai perantara antara situs online dan offline
yang ada di Indonesia. Pada awal pendirian, orang menggunakan Kudo untuk
membeli barang-barang e-Commerce. Tujuan pembentukan Kudo yaitu
untuk memperkenalkan situs-situs e-commerce yang ada di Indonesia.
Beberapa waktu lalu, Kudo mengungkapkan kalau mereka akan menjadi salah satu
aplikasi yang akan membawa masyarakat ke budaya belanja online.
Akankah mereka berhasil?
E. Jualo
Jualo merupakan situs belanja online
terbesar di Indonesia. Popularitas Jualo kini meroket berkat kerja keras CEO
untuk terjun langsung pada bisnisnya. Traffic situs Jualo sendiri
mencapai jutaan pengunjung setiap bulannya.
Meskipun persaingan antara Jualo dan situs e-commerce cukup ketat, Jualo
tetap dapat mencatatkan rekor dengan total transaksi mencapai Rp1,35 triliun. Pada
saat ini, Jualo telah ikut berpartisipasi dalam organisasi Peduli Anak
Foundation di Indonesia Timur. Hasil keuntungan yang diperoleh oleh Jualo
sebagian besar akan disalurkan ke Foundation ini.
F. e-Fishery
e-Fishery merupakan perusahaan
startup yang unik. Ide bisnis ini diperkenalkan oleh Gibran Chuzaefah Amsi Al
Farizy yang merupakan seorang pebisnis ikan lele. Untuk medukung jalannya
bisnis, ia meluncurkan inovasi terbaru mengenai teknologi pangan untuk ikan. Produk
yang diproduksi oleh e-Fishery berupa alat pemberi makan otomatis dan alat
deteksi untuk mengukur nafsu makan ikan-ikan. Ide brilian ini akhirnya
dilirik oleh salah satu perusahaan akuakultur dari Belanda, sekaligus menjadi
perusahaan yang mendanai proses bisnis e-Fishery.
G. Bridestory
Selain
e-Fishery, Bridestory juga merupakan perusahaan startup yang cukup
unik. Mengingat semua masyarakat di dunia akan berakhir ke jenjang pelaminan,
mereka menghadirkan layanan sewa gaun pengantin sekaligus photoshoot.
2. Strartup
Terbaik Di Indonesia Ini Berhasil Masuk Forbes 2018
1. Crowde
Melaui
Crowde, Yohanes Sugihtononugroho selaku pendirinya ingin menghubungkan
petani dengan para investor. Dengan begitu, para petani bisa
terhindar meminjam modal dari bank dan lintah darat. Crowde menggunakan
sistem bagi hasil yang telah disepakati di awal.Per Agustus 2017 telah ada 140
proyek yang telah didanai Crowde, 32 sudah selesai, 80 masih berjalan, dan 20
lagi sedang menunggu dana terkumpul.
2.
Modalku
Jika
Crowde fokus pada nasib petani Indonesia, Modalku memberikan pinjaman ke UMKM.
Terdaftar secara resmi pada otoritas jasa keuangan (OJK), Modalku menghadirkan
layanan pinjaman dengan metode peer-to-peer (P2P) lending. Hingga
saat ini, sudah ada dana sebesar Rp 837 miliar yang telah dipinjamkan.
3. PayAccess
Seiring
dengan maraknya penggunaan e-money, PayAccess semakin dikenal
masyarakat. Meski masih beroperasi di Malang, sudah ada 415.000
pengguna yang terdaftar. Sama halnya dengan TCASH, PayAccess bisa digunakan
untuk transaksi nontunai, seperti pembayaran di merchant, isi pulsa
seluler, hingga transfer antar pengguna. Hebatnya lagi, PayAccess telah
menerima pendanaan Seri A pada pertengahan 2017.
4. Karta
Bukan sebagai transportasi online,
Karta hanya berfokus kepada perusahaan yang ingin beriklan melalui
pengendara motor. Sudah banyak perusahaan besar yang menggunakan jasanya,
seperti Unilever, P&G, Astra, dan Telkomsel. Hingga saat ini, perusahaan
besutan Jeff Hendrata dan Andrew Tanner telah tersedia di 20 kota besar
Indonesia.
Sale Stock didirikan
pasangan suami istri, Lingga Madu dan Ariza Novianti dengan tiga orang lainnya
sejak 2014. Sebagai salah satu e-commerce fashion terbesar di
Indonesia, mereka mampu bersaing dengan Alfacart, Zalora, dan Berrybenka. Sale
Stock juga mendapatkan dukungan pendanaan dari Ardent Capital.
6. Fabelio
Berdiri di bawah PT Tiga Elora
Nusantara, Fabelio merupakan startup yang berdiri sejak 2015.
Memberikan harga terjangkau, Fabelio mampu menghadirkan produk-produk
berkualitas seperti sofa, meja, kursi, rak, dan sebagainya. Tak hanya itu,
adanya fitur "home by Fabelio" memungkinkan pelanggan
untuk bisa mendapatkan fasilitas desain interior rumah, yang dikerjakan
langsung dari spesialis desainer interior .
3. Strartup yang berhasil di indonesia
1. Gojek
Perusahaan jasa transportasi online ini pertama kali
dirikan pada tahun 2010 oleh Nadien Makarim di jakarta.Gojek merupakan
salah satu contoh bisnis startup dengan pertumbuhan sangat cepat dan telah
menjadi Unicorn di Indonesia.Istilah Unicorn adalah sebutan pada startup yang
telah memiliki valuasi lebih dari $1 milliar.Perusahaan startup ini bergerak
dibidang transportasi online telah berhasil mengubah gaya hidup sebagian
masyarakat di Indonesia dengan menggunakan layanan transportasi berbasis
aplikasi.
2. Bukalapak
Perusahaan rintisan ini
pertama kali di launching pada tanggal 10 januari 2010 oleh Achmad Zaky
yang juga sebagai Founder dan CEO PT.Bukalapak saat ini.Bukalapak adalah salah
satu marketplace (pasar daring) terbesar dan terpopuler di Indonesia.Perusahaan
startup Indonesia ini menyediakan fasilital penjualan dari dengan sistem costumer
to costumer (C2C) dimana semua orang dapat membuka toko online secara
gratis.Kemudian pemiliki toko online dapat melayani pembeli di seluruh
indonesia baik dalam jumlah satuan maupun partai besar.Di Bukalapak, pengguna
perorangan ataupun perusahaan dapat membeli atau menjual berbagi produk baik
bekas atau baru.
3. Tokopedia
Secara
resmi Tokopedia didirikan pada tanggal 06 Februari 2009 dan diluncurkan ke
publik pada tanggal 17 Agustus 2018 oleh Willian Tanuwijaya dan
Leontinus Alpha Edison.Bersama dengan Bukalapak, saat ini Tokopedia telah
berhasil menjadi salah satu marketplace terbesar di Indonesia.Dengan
menggunakan Tokopedia maka semua orang baik individu atau brand besar dapat
membuka dan mengelola toko online secara gratis.Tokopedia adalah startup
teknologi pertama di asia tenggara berhasil memperoleh pendanaan investasi
sebesar us$ 100 juta dari Sequoia Capital dan Softbank Internet
andMedia Ink.
4. Tiket.com
Tiket.com merupakan startup Indonesia
yang menyediakan layanan pemesanan tiket pesawat, kereta api, hotel, tiket
konser, dll yang bebasis di Jakarta.Perusahaan ini pertama kali di dirikan pada
bulan agustus 2011 oleh Wemas Agusetiawan, Dimas Surya Yaputra, Natali
Ardianto dan Mikhael Gaery Undarsa. Pada awalnya perusahaan rintisan
dicetuskan oleh Wenas Agusetiawan dengan membeli domain Tiket.com lalu
mengajak beberapa temannya untuk merintis situs pemesana tiket pesawat dan
kereta api.Tiket.com pada saat ini telah membuktikan sebagai salah satu situs
booking online yang terpercaya di Indonesia
4.
Tujuh
Startup Inovatif Ini Siap untuk Memajukan Pendidikan Indonesia
Beragam problematika yang dihadapi
oleh negara-negara berkembang di dunia, selalu beririsan dengan persoalan
rendahnya kualitas pendidikan yang menjangkit masyarakatnya. Masing-masing
negara memiliki cara tersendiri untuk mengembangkan proses dan kualitas pendidikannya.
Gerakan-gerakan sosial maupun profesional pun juga semakin tumbuh marak sebagai
wujud kesadaran untuk membangun peradaban yang lebih baik di masa depan.Hingga
akhirnya, banyak juga startup yang lahir untuk membantu pemerintah dengan
menawarkan berbagai inovasi yang tepat guna. Hal ini ternyata juga terjadi di
Indonesia yang kita ketahui memiliki problematika yang cukup kompleks dengan
sistem dan kualitas pendidikannya. Berikut ini, 7 startup yang
dinilai dengan inovasinya berhasil menciptakan perubahan nyata dalam memajukan
pendidikan di Indonesia.
A. RuangGuru
RuangGuru
mengajak kita untuk melupakan cara belajar yang ribet dan membosankan.
Memanfaatkan teknologi internet, RuangGuru menciptakan sebuah platform yang
mempertemukan pelajar dengan guru private yang berkualitas dengan cara yang
sangat mudah dan sesuai kebutuhan. Kebebasan memilih guru, jam belajar hingga
mata pelajaran, menjadikan RuangGuru sebagai salah satu startup yang cukup
populer di kalangan pelajar.
Startup yang
kini dipimpin oleh Adamas Belva Syah Devara ini juga menyediakan berbagai alat
untuk melatih diri dan memantau hasil latihan untuk mengetahui progres dalam
setiap latihan. Baru-baru ini, RuangGuru menggaet salah satu artis muda yang
sedang naik daun. Iqbaal Dhiafakhri Ramadhan, pemeran film sensasional yang
berjudul Dilan ini diberitakan juga turut menjadi pengajar di platform
RuangGuru. Melalui RuangGuru, Adamas Belva Syah Devar berhasil masuk dalam
daftar 30 under 30 Majalah Forbes Asia 2017.
B. 7 Pagi
Proses
pendidikan yang komprehensif, melibatkan 4 pilar utama yang meliputi siswa,
sekolah, guru dan orangtua. Hal ini nampaknya sangat dipahami oleh startup
yang bernama 7Pagi. Memanfaatkan kemajuan teknologi terkini, 7Pagi menyajikan
sebuah media digital yang mudah dan efektif untuk menjalin komunikasi antara
guru dan orangtua. Dengan platform tersebut, orang tua dapat memantau dan
mengetahui perkembangan anak mereka di sekolah hanya
melalui smartphone di tangan mereka.
Startup yang didirikan Yayan Ardhianto ini
memiliki beberapa fitur unggulan yang di antaranya adalah Diary, Portfolio,
Information, dan Class Activities. Diary berguna sebagai buku penghubung, fitur
Portfolio untuk informasi mengenai portofolio siswa selama di sekolah, sedang
Information dirancang untuk menggantikan surat edaran, dan fitur Class
Activities bermafaat untuk menyampaikan beragam informasi kegiatan di
kelas. Dengan penggunaan smartphone yang kini semakin akrab di kalangan guru
dan orangtua, startup 7Pagi mencoba menawarkan sistem komunikasi yang
memantau perkembangan siswa secara lebih mudah, update dan modern.
C. GMB Indonesia
Berbeda
dengan ke-enam startup lainnya, GMB-Indonesia menciptakan inovasi yang
menyasar seluruh elemen pendidikan di Indonesia. Startup yang lebih
dikenal dengan nama Gerakan Menulis Buku Indonesia ini mewadahi seluruh insan
pendidikan, mulai dari guru, dosen, mahasiswa, organisasi/komunitas, hingga
para pelajar dari seluruh jenjang pendidikan untuk menulis dan menerbitkan
bukunya secara gratis. GMB-Indonesia, sebuah startup berbasis sosial
yang didirikan oleh Lenang Manggala ini merevolusi sistem penerbitan buku yang
sebelumnya terkenal rumit, lama, dan hanya bisa dimanfaatkan oleh kalangan
penulis profesional semata.
Bekerjasama
dengan Gerakan Literasi Nasional Kemdikbud RI, GMB-Indonesia menciptakan
platform penerbitan buku gratis yang mudah, cepat, menguntungkan sekaligus
menyenangkan. Baru-baru ini, GMB-Indonesia menyelenggarakan program Adi Acarya
Award untuk guru dan dosen, serta Gerakan Sekolah Menulis Buku untuk pelajar di
seluruh penjuru Indonesia. Berkat inovasi dan dedikasinya di dunia pendidikan,
GMB-Indonesia berhasil masuk dalam daftar Top 20 ASEAN Young
Socialpreneurs.
D. IndonesiaX
IndonesiaX
adalah platform online pendidikan yang menawarkan kursus-kursus online (Massive
Open Online Courses) dari universitas, institusi dan praktisi di berbagai
bidang untuk mencerdaskan bangsa. Keterlibatan secara aktif Profesor Rhenald
Kasali dalam mengembangkan layanan ini, tentu saja memberikan garansi atas
manfaat yang bisa diberikan oleh IndonesiaX. Melalui platform ini, kita bisa
belajar tentang banyak hal secara gratis dari para pemateri terbaik di
Indonesia.
Secara online,
siapapun berkesempatan untuk menimba ilmu langsung pada tokoh-tokoh besar
seperti Wishnutama Kusubandio, Profesor Rhenald Kasali, Professor Iwan J Azis,
Ir. Budi Rahardjo, MSc., PhD., Prof. Ir. Tian Belawati, M.Ed., Ph.D. dan masih
banyak lagi lainnya. IndonesiaX juga memiliki tema kursus yang beragam dan
sangat sesuai dengan kebutuhan anak muda terkini. Di antaranya adalah, Change
Management, Public Speaking, Digital Marketing, The Art of Startup, Sustainable
Develpoment, serta masih banyak lagi tema lainnya yang siap menjawab kebutuhan
kita.
E. TokoEdukasi
TokoEdukasi hadir
menjadi jawaban atas kebutuhan sekolah dan pelajar dalam mencari produk dan
peralatan yang menunjang proses pendidikan. TokoEdukasi bergerak di bidang
e-commerce. Untuk memenuhi kebutuhan konsumennya, saat ini, TokoEdukasi
menyediakan ribuan produk yang berakitan dengan pendidikan. Produk-produk yang
disediakan meliputi software, perangkat elektronik, alat peraga, furnitur,
mainan, perlengkapan sekolah, buku, pakaian, dan ekstrakurikuler. Harga yang
ditawarkan pun juga beragam. Mulai dari ribuan untuk peralatan ekstrakurikuler pramuka,
hingga puluhan juta rupiah untuk produk seperti interactive whiteboard.
F. E-Tryout
Jika Kamu sedang
mempersiapkan diri untuk menempuh ujian masuk perguruan tinggi,
e-Tryout adalah jawabannya. E-Tryout merupakan startup yang
menyediakan platform ujicoba ujian yang menjadi semacam bank soal bagi
penggunanya. Melalui aplikasi ini, kita bisa melakukan tryout dan mendapatkan
hasilnya secara live. Dengan mendafat di aplikasi e-Tryout, kita bisa
mengerjakan soal-soal ujicoba ujian mulai dari SD, SMP, SMA, soal UN, SBMPTN,
hingga tes CPNS, dan bahkan soal-soal umum. Setelah mengerjakan soal, kita akan
mendapatkan hasil dari jawaban serta nilai dan waktu pengerjaan yang kita
butuhkan.
Selain itu, kita juga bisa belajar
dengan melihat kembali soal mana yang kita jawab dengan salah dan jawaban mana
yang benar. Melaui platform ini, e-Tryout menawarkan solusi atas masalah yang
berkaitan dengan biaya, waktu dan jarak yang harus dikorbankan para pelajar
atau mahasiswa yang ingin mengikuti tryout konvensional. Dari segi harga,
e-Tryout menawarkan layanannya dengan harga yang terbilang sangat murah, yakni
misalnya Rp1.100 untuk 200 soal, Rp5.500 untuk 1.500 soal, dan seterusnya.
Mulai sekarang, kita bisa melakukan tryout dengan biaya yang lebih murah, dan
bisa kita lakukan dimanapun dan kapanpun.
G. HarukaEdu
HarukaEdu, sebuah startup
e-learning inovatif yang memungkinkan kita mengikuti untuk berbagai macam
pendidikan formal maupun informal secara online. Dalam rangka
menyajikan keterjangkauan pendidikan yang lebih mudah, HarukaEdu menawarkan 3
program unggulan yang meliputi kursus online, kuliah online
dan sertifikasi online. Khususnya untuk kuliah online di
HarukaEdu, dalam pelaksanaannya, perkuliahan metode online ini menerapkan
berbagai macam teknologi dan metode pengajaran baru untuk memastikan pengalaman
dan kualitas hasil pembelajaran yang menyamai atau bahkan melebihi, kuliah
konvensional (tatap muka).
Teknologi atau metode pengajaran baru
tersebut adalah sebagai berikut: cloud computing, learning
analytics, game-based learning, personalized
learning environments, open content dan mobile
learning. Terkait Kuliah online, HarukaEdu menjalin kerja sama dengan
universitas terakreditasi A dan B yang mengubah program offline
degree mereka menjadi online degree. Setelah lulus ujian
sertifikasi, maka pengguna akan mendapat sertifikat online.
5.
Perkembangan Bisnis Startup
Digital di Indonesia
Bisnis startup
terus berkembang meskipun banyak yang gagal. Hampir setiap saat muncul startup-startup
baru dari penjuru dunia termasuk Indonesia yang merupakan salah satu pasar yang
sangat menarik, namun belum dioptimalkan secara maksimal.
Menurut riset pada tahun 2017 ini,
tercatat bahwa pengguna Internet di Indonesia telah mencapai 133 Miliar, dan
tentunya akan terus bertambah setiap tahunnya. Selain itu daya beli masyarakat
juga meningkat sesuai dengan pendapatan per kapita masyarakat yang naik. Hal
ini secara tidak langsung ikut memengaruhi perkembangan industri digital.
Bisnis startup di Indonesia yang paling banyak diminati adalah
game dan aplikasi edukasi. Selain proses pembuatan game dan
aplikasi edukasi yang relatif mudah, startup jenis ini memiliki pangsa
pasar yang potensial dan terbuka di Indonesia. Setelah itu diikuti startup
e-commerce dan informasi. Dengan berkembangnya social media dan smartphone,
pasar untuk mobile game dan social game ikut berkembang dan
semakin besar. Sementara itu untuk aplikasi atau website yang bergerak
di bidang e-commerce dan informasi, tantangannya di Indonesia masih
cukup besar dikarenakan masih minimnya penggunaan kartu kredit. Ada beberapa
faktor yang mendukung perkembangan startup di Indonesia, yaitu :
a. Masyarakat Indonesia
selalu terbuka dengan teknologi baru.
Jika kita lihat saat ini ada banyak
sekali pengguna Internet aktif di Indonesia maka akan berdampak pada peluang
bisnis yang juga semakin besar.
b. Jumlah penduduk
Indonesia yang banyak.
Banyaknya penduduk maka kebutuhannya
juga banyak dan tentunya juga akan menjadi peluang bisnis yang besar.
c. Pelayanan startup yang
baik.
Semakin baik dan bagus pelayanan
sebuah startup maka konsumennya juga semakin banyak.
d. Modal dari investor
serta dukungan pemerintah.
Tanpa modal, maka bisnis apapun tak
kan bisa berkembang. Dukungan dari pemerintah pun menjadi penentu berkembangnya
sebuah startup, jika pemerintah tidak mendukung maka startup sangat
sulit untuk berkembang.
Setelah membaca uraian di atas
tentunya Anda sudah tahu apa itu startup dan bagaimana perkembangannya
di Indonesia. Membangun startup yang sukses tentu membutuhkan perencanaan
yang matang, terutama sebagai pondasi keuangan bisnis. Anda dapat mengatur
strategi bisnis dengan baik jika data keuangan bisnis Anda dapat diakses dengan
menggunakan software akuntansi.
Jurnal merupakan software akuntansi online yang
siap membantu Anda dalam proses akuntansi, mulai dari pencatatan transaksi
keuangan hingga menjadi sebuah laporan keuangan bisnis. Dengan Jurnal, Anda
juga dapat mengelola dan memonitor keuangan bisnis di mana pun dan kapan pun.
Temukan info lebih lanjut mengenai Jurnal dan berbagai fiturnya.








Tidak ada komentar:
Posting Komentar